{"id":37676,"date":"2015-03-04T21:22:19","date_gmt":"2015-03-04T21:22:19","guid":{"rendered":"http:\/\/dci-org-uk.stackstaging.com\/id\/?page_id=37676"},"modified":"2016-06-12T00:43:56","modified_gmt":"2016-06-11T23:43:56","slug":"ind-32","status":"publish","type":"page","link":"https:\/\/dci.org.uk\/id\/ind-32\/","title":{"rendered":"13. Menjadi seperti Yesus"},"content":{"rendered":"<p>\n\t<strong>Bacalah Bagian Alkitab Ini<\/strong><br \/>\n\t1 Yoh. 3:1-3; Filipi 2:1-11\n<\/p>\n<p>\n\t<strong>Hafalkanlah Ayat Ini<\/strong><br \/>\n\tTetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, dan penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu. Galatia 5:22, 23.\n<\/p>\n<p>\n\t<strong>Diskusikanlah Hal Ini<\/strong><br \/>\n\tDapatkah Anda pikirkan seseorang yang Anda kenal, tokoh dari sejarah, atau seseorang dalam suatu berita, yang menunjukkan kehidupan seperti Kristus secara konsisten?\n<\/p>\n<p>\n\t<strong>Lakukanlah dalam Minggu Ini<\/strong><br \/>\n\tRenungkanlah setiap arti dari kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, dan penguasaan diri menurut Alkitab. Ujilah sikap Anda sendiri dan putuskanlah bagaimana Anda mencapai standar yang lebih tinggi dengan pertolongan Allah.\n<\/p>\n<p>\n\t<strong>Tugas Tertulis untuk Diploma<\/strong><br \/>\n\tTuliskanlah sembilan alinea yang sangat singkat di mana Yesus menunjukkan masing-masing dari ke-9 buah Roh itu di dalam Alkitab.\n<\/p>\n<p>\n\t<strong>Renungkanlah Ayat Ini, Kata demi Kata<\/strong><br \/>\n\t2 Petrus 1:3, 4.\n<\/p>\n<p>\n\t&nbsp;\n<\/p>\n<p>\n\tAllah sedang bekerja keras untuk menyatakan buah Roh Kudus di dalam hidup kita, yaitu sifat Yesus yang sangat indah. Jadi jenis buah apa yang sedang Dia cari di dalam kehidupan kita?\n<\/p>\n<h2>\n\t1. Kasih, tetapi jenis yang mana?<br \/>\n<\/h2>\n<p>\n\tAda beberapa jenis kasih, beberapa di antaranya sangat mulia. Sebagai contoh, di dalam Alkitab kita dapat menemukan kasih kepada keluarga atau kasih kepada teman, kasih untuk menjadi yang utama, kasih kepada saudara, mengasihi uang, kasih seorang wanita kepada keluarganya, kasih kepada sesama manusia, dan cinta akan kesenangan. Semua kasih itu adalah kasih manusia, atau disebut \u0093phileo,\u0094 tetapi kasih Allah yang besar adalah \u0093agape.\u0094 Dia mengasihi Anda tanpa syarat, baik pada saat Anda berada di dalam kegagalan maupun saat Anda berada di dalam kesuksesan.\n<\/p>\n<p>\n\tAllah adalah kasih agape. 1 Yohanes 4:8.\n<\/p>\n<p>\n\tAllah mengasihi Yesus dengan kasih agape. Yohanes 17:26.\n<\/p>\n<p>\n\tAllah mengasihi orang-orang dengan cara yang sama dan menunjukkan kasih agape melalui karunia Anak-Nya. Yoh. 3:16, 1 Yoh. 4:9, 10.\n<\/p>\n<p>\n\tBapa bahkan telah lebih mengasihi mereka yang mengasihi Yesus.<br \/>\n\tYohanes 14:21.\n<\/p>\n<p>\n\t<strong>Kasih agape dalam tindakan<\/strong>\n<\/p>\n<p>\n\tDahulu ketika kita masih berdosa, Kristus mati bagi kita. Itulah kasih agape. Roma 5:8.\n<\/p>\n<p>\n\tLihatlah bagaimana Yesus menunjukkan kepenuhan kasih agape-Nya di dalam Yohanes 13:1-34.\n<\/p>\n<p>\n\tYesus memerintahkan kita untuk menunjukkan kasih agape kepada setiap orang. Yoh. 13:34, 35; 1 Tes. 3:12; 1 Kor. 13:1-8.\n<\/p>\n<p>\n\t<strong>Jadi bagaimana kehidupan kasih Anda?<\/strong>\n<\/p>\n<p>\n\tApakah Anda terdorong oleh kasih agape? 2 Korintus 5:14-20.\n<\/p>\n<p>\n\tApa yang harus dilakukan dengan kasih agape? 1 Yoh. 3:16-18.\n<\/p>\n<p>\n\tDi mana kita dapat menemukan kasih agape yang lebih lagi? Roma 5:5.\n<\/p>\n<h2>\n\t2. Sukacita yang dari Allah<br \/>\n<\/h2>\n<p>\n\tYesus diurapi dengan minyak sukacita. Ibrani 1:9. Yesus menikmati kebersamaan bersama orang-orang, menghadiri acara pernikahan dan pesta. Dalam Lukas 10:21 dikatakan bahwa Yesus bersukacita di dalam Roh Kudus, dan memikul Salib dengan tekun karena melihat sukacita yang disediakan bagi-Nya. Ibrani 12:2.\n<\/p>\n<p>\n\t<strong>Mengikut Yesus membawa sukacita<\/strong>\n<\/p>\n<p>\n\tLihat Lukas 10:17; Kis. 13:52.\n<\/p>\n<p>\n\tKota-kota dapat mengalami sukacita. Kis. 8:8.\n<\/p>\n<p>\n\tSukacita merupakan suatu tujuan dari pelayanan.\n<\/p>\n<p>\n\tLihat Filipi 1:25 dan 2 Kor. 1:24.\n<\/p>\n<p>\n\tYesus menginginkan sukacita Anda meluap-luap, dan Anda dapat menemukan caranya di dalam Yoh. 15:1-11.\n<\/p>\n<h2>\n\t3. Damai sejahtera, seperti sungai<br \/>\n<\/h2>\n<p>\n\tDi dalam Alkitab kata \u0093eirene\u0094 dan \u0093syalom\u0094 berarti kedamaian bangsa; tidak ada perang, bahkan antar pribadi; keamanan, kemakmuran dan kebahagiaan. Inilah damai sejahtera dari jiwa yang diselamatkan, tidak memiliki kekhawatiran lagi, penuh kepuasan dan jaminan akan kekekalan.\n<\/p>\n<p>\n\tYesus adalah Raja Damai, dan Dia memberikan damai sejahtera-Nya kepada mereka yang dalam kesukaran. Tidak mengherankan jika Paulus selalu memulai surat-suratnya dengan doa untuk meminta \u0093eirene.\u0094 Yesaya 9:6; 2 Tes. 3:16; Lukas 7:50, 8:48.\n<\/p>\n<p>\n\t<strong>Bagaimana mendapatkan damai sejahtera Allah?<\/strong>\n<\/p>\n<p>\n\tDari janji di dalam Filipi 4:1-7.\n<\/p>\n<p>\n\tTetaplah menjaga hubungan dengan baik.\n<\/p>\n<p>\n\tGaya hidup yang menyembah dalam segala keadaan.\n<\/p>\n<p>\n\tMenyadari bahwa waktunya Tuhan sudah dekat untuk Anda dapat bertemu dengan Dia.\n<\/p>\n<p>\n\tJangan pernah khawatir, melainkan berdoa dan mintalah kepada Allah.\n<\/p>\n<p>\n\tDamai sejahtera-Nya akan memelihara hati dan pikiran Anda.\n<\/p>\n<h2>\n\t4. Berikanlah aku kesabaran, sekarang!<br \/>\n<\/h2>\n<p>\n\tInilah kata \u0093makrothumia\u0094 yang artinya panjang sabar, tahan uji, dan menjaga emosi Anda ketika menghadapi provokasi. Kata ini mengandung arti penderitaan yang datang ketika kita dengan sabar menantikan orang-orang yang keras hati untuk datang kepada Kristus; seperti Allah sendiri yang juga bersabar ketika kita menunda untuk mengenal Dia. Roma 2:4, 9:22.\n<\/p>\n<p>\n\t<strong>Melalui iman dan kesabaran<\/strong>\n<\/p>\n<p>\n\tKita menerima janji-janji Allah. Ibrani 6:12.\n<\/p>\n<h2>\n\t5. Kemurahan dan kebaikan<br \/>\n<\/h2>\n<p>\n\tAda dua kata yang berbeda. Yang pertama adalah \u0093chrestotes\u0094 yang berarti kemurahan atau kebaikan di dalam kasih, dan kata \u0093agathosune\u0094 yang berarti melakukan apa yang baik ke dalam tindakan.\n<\/p>\n<p>\n\t<strong>Yesus adalah murah hati dan baik<\/strong>\n<\/p>\n<p>\n\tYesus adalah \u0093chrestotes,\u0094 murah hati dan lemah lembut kepada seorang wanita yang berdosa yang bertobat, namun Dia juga menempatkan kebaikan \u0093agathosune\u0094 ke dalam tindakan ketika Dia membersihkan Bait Allah. Lukas 7:37-50, Matius 21:12, 13. Perhatikan Kis. 10:30 untuk melihat dua hal untuk apa Yesus diurapi.\n<\/p>\n<h2>\n\t6. Kesetiaan<br \/>\n<\/h2>\n<p>\n\tYesus berjanji untuk mendahului murid-murid-Nya pergi ke Galilea. Dia membuktikan apa yang Dia ucapkan bagi mereka yang setia, atau \u0093pistis.\u0094 Dan untuk menepati ucapan-Nya itu, Yesus harus melewati taman Getsemani, Salib, kubur, neraka, surga, dan kebangkitan. Matius 26:32.\n<\/p>\n<p>\n\t<strong>Rencana Allah adalah membuat Anda setia<\/strong>\n<\/p>\n<p>\n\tJika \u0093ya,\u0094 katakan \u0093ya.\u0094 Matius 5:37.\n<\/p>\n<p>\n\tApakah Anda menepati janji-janji Anda? Mazmur 15:5.\n<\/p>\n<p>\n\tApakah sang Raja akan menyebut Anda sebagai hamba yang baik dan setia? Matius 25:21.\n<\/p>\n<h2>\n\t7. Kelemahlembutan<br \/>\n<\/h2>\n<p>\n\tIni adalah \u0093praotes,\u0094 sifat rendah hati seperti Kristus dan menurut terhadap Allah; yang menerima semua perlakuan Allah sebagai sesuatu yang baik, meskipun kita tidak menyukai hal itu. Yesus adalah Singa dari Yehuda, tetapi Dia juga adalah Anak Domba Allah yang lemah lembut dan berserah kepada Bapa.\n<\/p>\n<p>\n\tBerbahagialah orang yang lemah lembut. Matius 5:5.\n<\/p>\n<p>\n\tKita belajar dari Yesus. Matius 11:29.\n<\/p>\n<h2>\n\t8. Dapatkah Anda menguasai diri sendiri?<br \/>\n<\/h2>\n<p>\n\tJika tidak, Anda membutuhkan \u0093egkrateia,\u0094 yaitu penguasaan diri terhadap keinginan dan nafsu.\n<\/p>\n<p>\n\t<strong>Yesus mengetahui bagaimana berkata ~ tidak!<\/strong>\n<\/p>\n<p>\n\tDalam Lukas 4:1-14 Anda dapat melihat bagaimana Yesus menguasai diri-Nya sendiri pada saat lemah.\n<\/p>\n<ul>\n<li>\n\t\tKetika Dia lapar, Iblis mencobai Dia untuk menyalahgunakan kekuasaan-Nya demi memenuhi kebutuhan makanan pribadi-Nya. Namun Yesus berkata ~ TIDAK!\n\t<\/li>\n<li>\n\t\tSetan mencobai Yesus dengan jalan pintas untuk menghindari salib. Namun Yesus kembali berkata ~ TIDAK!\n\t<\/li>\n<li>\n\t\tSetan menyarankan popularitas secara cepat melalui suatu pertunjukan umum di atas atap Bait Allah. Namun Yesus tetap berkata ~ TIDAK!\n\t<\/li>\n<\/ul>\n<p>\n\t<strong>Kita memerlukan bantuan Allah untuk dapat menguasai diri<\/strong>\n<\/p>\n<p>\n\tUntuk menawan pikiran kita. 2 Kor 10:5.\n<\/p>\n<p>\n\tUntuk menjinakkan lidah kita. Yakobus 3:8; Kis. 2:4.\n<\/p>\n<p>\n\tUntuk mengendalikan tubuh kita. 1 Tes. 4:4.\n<\/p>\n<p>\n\t&nbsp;\n<\/p>\n<h2>\n\tRumah Doa untuk Segala Bangsa<br \/>\n<\/h2>\n<p>\n\t<strong>Berdoalah untuk Austria.<\/strong>\n<\/p>\n<p>\n\tOperation World halaman 103.&nbsp;8.000.000 orang Eropa,&nbsp;83% Katolik Roma,&nbsp;Banyak okultisme, pecandu alkohol dan bunuh diri.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bacalah Bagian Alkitab Ini 1 Yoh. 3:1-3; Filipi 2:1-11 Hafalkanlah Ayat Ini Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, dan penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu. Galatia 5:22, 23. Diskusikanlah Hal Ini Dapatkah Anda pikirkan seseorang yang Anda kenal, tokoh dari sejarah, atau seseorang dalam suatu &#8230; <\/p>\n<p class=\"read-more-container\"><a title=\"13. Menjadi seperti Yesus\" class=\"read-more button\" href=\"https:\/\/dci.org.uk\/id\/ind-32\/#more-37676\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang 13. Menjadi seperti Yesus\">Read more<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":14,"featured_media":0,"parent":0,"menu_order":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","template":"","meta":{"_gspb_post_css":"","itsec_x_frame_options":"","jetpack_post_was_ever_published":false,"footnotes":""},"class_list":["post-37676","page","type-page","status-publish"],"jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dci.org.uk\/id\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/37676","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dci.org.uk\/id\/wp-json\/wp\/v2\/pages"}],"about":[{"href":"https:\/\/dci.org.uk\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/page"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dci.org.uk\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/14"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dci.org.uk\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=37676"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/dci.org.uk\/id\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/37676\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dci.org.uk\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=37676"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}