24.
Doa
Prayer
Serahkan semua
kekhawatiran anda kepada Tuhan
Yesus sebab Dia memperhatikan anda
Dalam Alkitab anda
silakan membaca
Lukas 10:38 - 11:28.
Inilah ayat hafalan anda
Tidakkah Allah akan membenarkan orang-orang pilihan-Nya yang
siang malam berseru kepada-Nya? Dan adakah Ia mengulur-ulur waktu
sebelum menolong mereka? Aku berkata kepadamu: " Ia akan
segera membenarkan mereka. Akan tetapi, jika Anak Manusia itu
datang, adakah Ia mendapati iman di bumi?" Lukas 18:7,8.
Sesudah itu bicarakan
tentang hal ini
Diskusikan tentang tingkat doa yang bagaimana yang telah anda
capai? Coba dilihat kemungkinan-kemungkinannya kalau-kalau anda
sekalian dapat merencanakan bersama-sama untuk terus melangkah
maju masuk ke doa syafaat yang lebih dalam lagi.
Sesuatu yang perlu
dikerjakan sebelum pertemuan yang akan datang.
Wanita seringkali mempunyai pelayanan doa yang penuh kuasa
dan diurapi. Mungkinkah mereka lebih peka daripada pria? Apakah
kiranya anda dapat mengajak dua atau tiga saudari untuk bertemu
dan menaikkan doa syafaat bersama setiap minggu untuk para murid-murid
yang sedang belajar?
Tugas tertulis untuk
meraih Diploma
Selidikilah dalam Kitab Injil dan Ibrani 5:7
bagaimana Yesus berdoa. Tuliskanlah hasil
penemuan anda pada selembar kertas.
Renungkan kata demi kata
dalam ayat ini
Kolose 4:2-4.
Pastikanlah bahwa anda mengajarkan pelajaran ini kepada orang-orang lain. Berdoalah selalu dan persiapkanlah diri anda sebaik-baik -nya. Waktu anda mengajar, tambahkanlah ayat-ayat Alkitab dan ceritera-ceritera yang anda pilih sendiri sebagai ilustrasi supaya proses pengajaran menjadi menarik, semarak dan hidup.
Yesus tidak pernah mendoakan doa-doa lama yang selalu diulang-ulang dan yang membosankan. Murid-murid memperhatikan betapa doa-doa Yesus itu efektif, hidup dan cocok dengan situasi. Lebih dari itu, mereka melihat sendiri secara langsung jawaban-jawaban doa yang diterima di depan mata mereka, merupakan suatu hal yang luar biasa dalam agama Yudaisme. Tetapi anehnya ada seorang murid yang berani bertanya kepada Yesus sebagaimana dituliskan dalam Lukas 11:1.
"Tuhan, ajarlah kami berdoa"
Pernahkah anda perhatikan bilamana kita sedang mendoakan suatu perkara pelik maka kedagingan dan iblis biasanya melakukan apa saja yang dapat mereka lakukan untuk mengganggu konsentrasi kita? Anda merasa gelisah, lapar, mengantuk atau bahkan tiba-tiba tanpa sengaja terpikir oleh anda akan banyak hal yang harus anda kerjakan?
1. Apakah doa itu?
Doa itu adalah banyak hal untuk banyak orang. Doa itu mencakup hampir semuanya dari percakapan hingga pada pekerjaan jasmani dan rohani. Dalam Lukas 11:9, 10 ada tiga tingkatan dalam doa:
Tingkat 1 adalah sangat sederhana - Minta.
Minta - apa saja yang anda inginkan, walaupun sesungguhnya Bapa kita di sorga sudah mengetahui dengan tepat apa yang kita perlukan sebelum kita mengatakannya kepada-Nya. Jadilah seperti anak-anak yang sudah ahli dalam hal meminta ini. Baca 2Samuel 5:17-25 untuk mengetahui bagaimana Daud menemukan apa yang harus dikerjakan dengan cara menyelidiki tentang Allah. Dengan memahami pikiran Allah maka kita akan dibimbing setapak demi setapak hingga sampai kepada suatu kepastian yang diungkapkan dalam 1 Yohanes 3:21. Sebaliknya, bacalah Kitab Yosua pasal 9 khususnya ayat 14 untuk melihat suatu kebodohan yang dilakukan, yaitu tidak meminta keputusan TUHAN.Tingkat 2 adalah sangat indah - Cari !
Ya sederhana saja, sekedar mencari tahu tentang Yesus, siapa Dia itu. Nikmatilah saat-saat berharga yang anda lalui sendiri bersama Yesus, ceriterakanlah semuanya kepada-Nya, dengarkanlah apa yang dikatakan-Nya, tanpa mengajukan terlebih dahulu permohonan-permohonan dan daftar kebutuhan anda.Tingkat 3 Merubah dunia - Ketuklah pintu!
Ketuklah pintu dari Kepala Jemaat. Anda akan mendengar Yesus berkata, "Masuklah". Dia akan mengundang kita dan semua orang percaya untuk masuk dan bergabung bersama Dia dalam doa-syafaat-Nya, sebab "Dia hidup senantiasa untuk menjadi Pengantara kita", mendoakan untuk dunia dari orang-orang terhilang. Bergabung dengan Doa-doa-Nya yang adalah Doa Syafaat sejati, suatu pekerjaan yang memakan waktu berjam-jam dan bahkan berhari-hari. Ibrani 7:24-25.
2. Mengapa berdoa?
Ada banyak alasan-alasannya, setidak-tidaknya adalah suatu percakapan dua arah antara Bapa kita di sorga dengan kita, anak-anak-Nya yang sementara sedang dalam proses pertumbuhan rohani. Akan tetapi, dengan wawasan yang dalam yang diberikan oleh Yesus dalam Lukas 11:21, kita semua akan menemukan alasan-alasan yang dapat memaksakan kita berdoa:
3. Siapa yang seharusnya berdoa?
Dalam Lukas 18:1, Yesus mengatakan kepada para pengikut-Nya, pria dan wanita, anak-anak laki-laki dan anak-anak perempuan, bahwa mereka semua harus senantiasa berdoa dan jangan menyerah. Doa adalah pelayanan penuh kuasa yang terbuka bagi setiap orang percaya, baik tua maupun muda, semua boleh melakukan doa.
4. Di mana seharusnya kita berdoa?
Dalam zaman Alkitab orang-orang masih perlu melakukan suatu perjalanan menempuh suatu jarak tertentu untuk berdoa di Bait Allah atau di tempat pertemuan yang sempit untuk orang-orang Yahudi. Alkitab mengatakan bahwa sekarang tubuh kita adalah Bait Allah di mana Roh Allah diam di dalamnya, sehingga dengan demikian anda dapat berdoa di mana saja, setiap waktu, dan dalam berbagai cara ~ "pleres"berlutut, berjalan, bekerja, bersepeda, duduk bahkan sambil berbaring.
5. Kapan seharusnya kita berdoa ?
Yesus mengatakan bahwa kita harus "senantiasa" berdoa; dan Rasul Paulus mengatakan "pada setiap waktu". Siang malam, yaitu pada setiap saat sesuai dengan tuntutan kedisiplinan kita atau saat hati kita tergerak untuk berdoa, maka kita akan dengan mudah dapat berdoa. Yesus berkata supaya kita bertekun dalam doa, dan Rasul Paulus mengatakan supaya kita berdoa di dalam Roh untuk segala macam doa dan permohonan-permohonan, dari tingkat paling hening sampai pada tingkat doa dengan penuh gairah.
6. Bagaimana seharusnya kita berdoa?
Yesus berkata dalam Lukas 1:2-4 bahwa BEGINILAH cara kamu berdoa. Perkataan-perkataan ini tidak dimaksudkan untuk diulang-ulang kembali tanpa berpikir dan tanpa semangat dan gairah sebagaimana dilakukan di banyak gereja, melainkan perkataan-perkataan yang berikut ini harus didoakan dari hati dan pikiran kita.
Akhirnya, inilah satu rahasia doa penuh kuasa. Yesus mengakhiri pengajaran-Nya tentang doa dalam Lukas 1:13 dengan mengatakan kepada kita betapa ingin-Nya Allah untuk memberikan Roh Kudus kepada kita. Oleh karena itu, undanglah selalu Roh Kudus untuk membimbing anda setiap waktu anda berdoa, baik berdoa sendiri atau bersama-sama dengan teman-teman; dan kemudian perhatikan dan rasakan bagaimana Roh Kudus menarik keluar doa-doa anda dari dalam hati anda dan bibir anda. Lukas 11:5-8; Efesus 6:18.