12. Amanat Agung
Dalam Alkitab anda silakan membaca ~ KPR pasal 1 hingga KPR pasal 24.
Inilah ayat hafalan anda ~ KPR 1:11 "Yesus ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke sorga." KPR 1:11
Sesudah itu bicarakan tentang hal ini ~ Bagaimana cara kita untuk dapat mengikuti jejak Yesus berjalan keliling sambil berbuat baik (KPR 10:38), berkhotbah, berbicara kepada orang-orang dan mengajar. Coba anda rangkumkan berapa cara yang anda ketahui. Kemudian bila ada waktu coba anda buatkan sebuah Daftar Rencana Kerja anda dalam rangka mengikuti Yesus.
Sesuatu yang perlu dikerjakan sebelum pertemuan yang akan datang ~ Berkumpullah bersama saling mendoakan untuk menerima Baptisan Roh Kudus atau dipenuhi lagi dengan Roh Kudus, sebagaimana juga terjadi berkali-kali kepada orang-orang percaya dalam Kisah Para Rasul. Rasul Paulus mengatakan dalam Efesus 5:18 : "....hendaklah kamu penuh dengan Roh Kudus"
Tugas tertulis untuk meraih Diploma ~ Buatlah tulisan tidak lebih dari dua halaman, mengulas tentang Yerusalem anda, Yudea anda, Samaria anda dan ujung-ujung bumi yang mungkin ada bagi anda. Jelaskan dengan rinci tentang masing-masing hal tersebut di atas.
Renungkan kata demi kata dalam ayat ini ~ KPR 1:8
Pastikanlah
bahwa anda mengajarkan pelajaran ini kepada orang-orang lain.
Berdoalah selalu dan persiapkanlah diri anda sebaik-baik -nya.
Waktu anda mengajar, tambahkanlah ayat-ayat Alkitab dan ceritera-ceritera
yang anda
pilih sendiri sebagai ilustrasi supaya proses pengajaran menjadi
menarik, semarak dan hidup
Dalam Kisah Para Rasul pasal 1 kami mengungkapkan enam perintah dengan penuh kuasa yang akan menolong kita untuk melayani Allah dan untuk bekerja di ladang-Nya:
1. Berbuat baik
KPR 1:1 menuliskan bahwa Yesus baru mulai melakukan pekerjaan dan mengajar. Kalimat itu me- nunjukkan bahwa pekerjaan-Nya masih belum terselesaikan sampai hari ini. Yesus, Kepala Jemaat Tubuh Kristus bekerja melalui Tubuh-Nya, Jemaat atau Gereja. Dan kita masing-masing adalah tangan-tangan- Nya, kaki-kaki-Nya, mata-Nya dan bibir-Nya.
Beberapa Gereja hanya ingin mau menjadi bibir yang selalu tampil di depan kelihatan oleh banyak orang dan selalu berbicara, tetapi KPR 10:38 menuliskan bahwa Yesus telah ditunjuk untuk berbuat baik. Dia menunjukkan Allah kepada kita dan Kasih-Nya yang luar biasa untuk setiap pria dan wanita melalui apa yang telah dikerjakan-Nya. Yesus kemudian menjelaskan tentang Allah dengan apa yang dikatakan-Nya.
2. Penuhlah dengan Roh Kudus
Mengapa ? Sebab dalam KPR 1:2 Yesus bekerja melalui Roh Kudus.
Mengapa hal ini menjadi begitu penting ?
Ketika Yesus datang ke bumi sebagai bayi, Dia meninggalkan semua kuasa ke- Allahan-Nya di sorga, Filipi 2:7. Ketika Dia berbicara atau melakukan mujizat, Dia me- lakukannya sebagai seorang manusia yang benar-benar mengetahui bagaimana cara melayani dalam kuasa Roh Kudus. Yesus mengatakan bahwa orang-orang zaman sekarangpun dapat juga melakukan perkara yang sama seperti yang Dia lakukan, dan bahkan perkara-perkara yang lebih besar oleh kuasa yang sama dari Roh Kudus. Lihat Yohanes 14:12.
Apakah anda sudah dipenuhi oleh Roh Kudus ?
Yesus mengetahui betapa pentingnya hal ini dan dalam KPR 1: 5 Dia berjanji kepada murid-murid-Nya bahwa dalam beberapa hari lagi mereka akan menerima Baptisan Roh Kudus , yang berarti diselamkan atau direndam dalam Roh Kudus. Lihat Matius 3:1 - 17, KPR 2:39 dan pelajaran 23RohKudus.
Roh Kudus memberi kuasa kepada anda.
Dalam ayat 8, Yesus berkata bahwa mereka akan menerima 'dunamis' atau kuasa yang menggetarkan bila Roh Kudus datang ke atas mereka. Dari dunamis kita memperoleh kata-kata yang seperti dynamo atau dinamit (bahan peledak). Otoritas, bahkan sekali- pun otoritas yang didelegasikan oleh Allah, tidak akan berdaya sama sekali kecuali kalau diberi kekuatan dunamis dari Roh Kudus, yaitu kemampuan untuk men- demonstrasi-kan otoritas sorgawi yang kita terima dari Roh Kudus. Ingat juga, bahwa semua murid-murid-Nya berlarian kabur melarikan diri ketika Yesus ditangkap. Tetapi coba baca apa yang terjadi pada mereka, khususnya kepada Petrus setelah dipenuhi dengan 'dunamis'. Mulai dari KPR 2:14 dan selanjutnya.Tujuan dari Kuasa.
Roh Kudus datang untuk satu maksud, yaitu untuk menyaksikan dengan kuasa dunamis bahwa Yesus itu hidup.
3. Jadilah saksi
Apakah itu 'saksi' ? Umpamakan dua truk saling bertabrakan dan kedua pengemudinya berkelahi. Maka polisi yang datang pertama-tama akan bertanya, "Siapa yang melihat kejadian tabrakan ini ?" Mereka menginginkan saksi-saksi. Seorang saksi harus mengatakan hanya apa yang telah dilihatnya. Saksi tidak memberikan pendapatnya tentang apa yang terjadi sebelumnya, tidak juga memberikan penilaian, dan saksi juga tidak bertanggung jawab atas apa yang akan terjadi kelak. Tetapi seorang saksi memberikan kesaksiannya semata-mata atas dasar kesediaannya sendiri yang bebas; dan untuk menjadi saksi biasanya sangat tergantung pada dan dipengaruhi oleh ada tidaknya perlindungan hukum bagi saksi ybs apakah akan ada penangkapan atas para saksi. Itulah sekilas uraian perihal menjadi saksi, suatu tugas yang penuh tanggung jawab yang telah diberikan kepada kita semua.
Apa yang telah kita lihat ?
Kita telah melihat Yesus bekerja di dalam diri kita, mengampuni dosa, menyembuhkan dan memberkati; jadi dengan demikian sebenarnya kita sudah mempunyai banyak bahan untuk disaksikan. Roh Kudus kemudian melanjutkan bekerja melalui kata-kata yang kita ucapkan dengan iman dan sekaligus memberikan pengertian rohani kepada mereka yang mendengarkan dengan sungguh-sungguh akan kesaksian kita bahwa apa yang kita ucapkan itu benar. Jika mereka percaya dan menerima Yesus maka itu berarti mereka telah dibebaskan, tetapi jika mereka tidak percaya maka mereka semua tinggal dalam cengkeraman belenggu dosa dan setan. Ke mana kita akan pergi untuk men- ceriterakan apa yang ingin kita saksikan ? Kita semua sudah diserahi tugas untuk menggarap sebagian dari kebun anggur Tuhan. 2 Kor 10:13.Di Jerusalem
Kebanyakan orang harus menceriterakan kesaksiannya di Yerusalem mereka masing-masing yang maksudnya adalah lingkungan keluarga di rumah tinggal mereka dan lingkungan masyarakat di kota di mana mereka masing-masing tinggal, dan di manapun mereka dapat berbicara dalam bahasa daerah setempat dan juga telah mengenali dengan baik liku-liku kota tempat tinggalnya. Lukas 8: 39.Di Yudea dan Samaria.
Beberapa orang akan dipanggil untuk pergi ke Yudea dan Samaria yang merupakan propinsi-propinsi tetangga, di mana pada umumnya orang-orangnya hampir sama tetapi ada sedikit perbedaaan dalam dialek dan kebiasaan-kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.Bahkan sampai ke ujung bumi.
Sedikit yang terpanggil untuk pergi ke tempat yang lebih jauh di mana orang-orang, cuaca, bahasa, kebudayaan dan makanan sehari-hari sangat jauh berbeda dan setelah mereka tiba di tempat-tempat tersebut maka mereka akan mulai berceritera kepada orang-orang setempat bahwa Yesus hidup.
4. Bekerja dengan urutan kepentingan / prioritas.
Kita harus mengerjakan pekerjaan kita menurut tahap-tahap atau urutan-urutan prioritasnya atau kepentingannya sampai Yesus datang kembali, sebagaimana malaikat menjanjikannya dalam pesan yang penuh kuasa. KPR 1:11, yang akan kita bahas dalam kesempatan lain lagi. Banyak tanda-tanda yang menunjukkan bahwa kedatangan kembali Tuhan Yesus sudah sangat dekat. Sekaranglah waktunya untuk berdoa memenangkan keluarga dan teman-teman untuk Yesus.
Bila Dia datang kelak, Dia tidak akan datang sebagai bayi tetapi datang sebagai Tuhan dan Raja untuk memerintah seribu tahun. Tuhan Yesus akan menegakkan dunia ini dengan benar berdasar keadilan yang benar sebelum mengakhiri sejarah manusia dengan menciptakan langit yang baru dan bumi yang baru.
5. Jadikan Yesus Tuhan dan Raja.
Hal ini adalah penting sebab KPR 1:3 mengatakan bahwa Tuhan Yesus telah menghabiskan waktu selama 40 hari untuk mengajarkan kepada murid-murid-Nya tentang Kerajaan Allah.
Kerajaan berarti pemerintahan di bawah seorang Raja. Jadi di mana saja Yesus Tuhan berada, maka pemerintahan yang benar dari Allah menyertai-Nya. Kehidupan keluarga, gereja- gereja dan bahkan seluruh desa-desa akan diubahkan kalau dan pada waktu Yesus kita jadikan Raja yang kita sembah dan memerintah dalam kehidupan kita.
6. Berdoa bersama tanpa putus-putusnya.
Hal pertama yang dilakukan oleh orang-orang percaya pada hari pertama tanpa Tuhan Yesus adalah memulihkan komunikasi dengan Dia melalui doa.
KPR 1: 12 - 15 mengkisahkan bahwa para murid-murid, beberapa wanita dan saudara-saudara Yesus berkumpul bersama-sama dan berdoa terus menerus. Maria, Ibunda Yesus juga ada di sana sebagai pendoa syafaat, berbicara kepada Anak-Nya melalui doa. Dari Lukas 24:49 kita semua tahu doa mereka adalah "Mari Roh Kudus perlengkapi kami dengan kekuasaan dari tempat tinggi." dan kemudian dalam KPR pasal 2 mereka menerima jawaban yang luar biasa.
7. Angkat pemimpin-pemimpin baru.
KPR 1:15 - 26 menunjukkan bagaimana murid-murid mencari gantinya Yudas; dengan cara memilih seseorang dari mereka yang senantiasa datang berkumpul dengan mereka selama Tuhan Yesus bersama-sama dengan mereka, yaitu mulai dari baptisan Yohanes sampai hari Yesus terangkat ke sorga meninggalkan mereka, untuk menjadi saksi bersama dengan mereka tentang kebangkitan- Nya." Intinya adalah jangan sampai ada seorang pemimpinpun yang terhilang. Kita memerlukan bimbingan dan pengarahan serta dipadukannya kepada Injil semua kekuatan rohaniah dan alamiah. Jadi bilamana Allah menantang anda untuk bangkit dan mengambil tanggung jawab dalam pekerjaan di ladang-Nya, maka katakanlah ya kepada-Nya; walaupun sekarang inipun juga anda ditantang-Nya.